Pengorbanan untuk mendapatkan cinta itu memang berat. Terkadang kita  sulit untuk meraihnya, namun dengan berpegang teguh dengan cinta, maka dua tetesan air itu bisa menyatu dalam telaga cinta walau hempasan badai mencoba untuk memisahkan mereka. Cinta itu tulus. Tak seperti dimensi lainnya, cinta tak berwujud, tak dibatasi oleh dimensi ruang dan waktu.

Banyak orang terjebak dengan makna cinta. Para pujangga itu belum melihat cinta sebagai bagian dari diri mereka. Cinta adalah anugerah yang terindah yang Tuhan berikan ke hamba-Nya. Kita saling mengasihi, menjaga satu sama lain. Namun, dengan penafsiran cinta hanya sebatas dimensi ruang dan waktu maka jelaslah cinta yang akan dituai hanyalah cinta semu.


Jika cinta telah menyatu ke dalam denyut nadi, segala hembusan nafas kita akan penuh dengan kasih sayang. Tak perlu menunggu datangnnya tetesan hujan yang menyapa. Kita sudah merasakan cinta. Memperjuangkan cinta memang tantangan tersendiri. Namun, jika selalu dipupuk dengan penghambaan kepada Tuhan, cinta itu akan terjaga kemurniannya.

Cinta Terbalut Penghambaan Ilahi

Belenggu dosa kian erat
Jiwaku kering haus kerinduan
Tak mampu kujabarkan dalam kata
Hanya kekosongan jiwa pelipur lara

Ingin rasanya mengapai kebebasan
Ia sayup bergema di lubuk hati
"Bebaslah, lepaskan belenggu dosa
Hilangkan noda hitam
Cukuplah kau kongsi dengan dosa

Kau jadi buta arah
Tak ada jaminan noda hitam setia menemani
Bayang-bayang bersalah justru menghantui
Menjelma jadi penyesalab abadi

Sudah cukuplah
Bingkai hatimu dengan cahaya iman
Sucikan hati dalam ketenangan jiwa
Kegusaran terganti harapan baru
Di sudut gelap hati ia bersinar
Penuh harap menjadi lentera hidup

Life must change
Run_Art

Noda Hitam

Renungan buat adikku

Bentuk Karakter Positif Dengan Sikap Tawadu

Menjadi kodrat manusia untuk ditempa dengan berbagai masalah, ujian, cobaan, yang silih berganti dalam setiap segmen kehidupan kita sebagai makhluk berakal. Apapun definisi yang coba diutarakan mengenai persoalan hidup, hal itu semata-mata, kita lulus atau tidak dengan ujian tersebut dan keluar menjadi pribadi-pribadi pemenang di dunia dan juga di akhirat kelak. Amin.

Sering kita menghadapi permasalahan yang terkadang diawal proses menuntaskan masalah, kita menjadi pribadi yang pesimis. "Ah saya tidak bisa", "Saya tidak cukup berkompeten untuk itu", "lain kali saja kalau sudah siap". Hal ini justru akan membuat potensi dalam diri kita redup seketika. Alhasil, kita tidak akan pernah mencicipi kesuksesan, karena sudah memikirkan susahnya untuk meraih mimpi itu di awal tadi.

Jangan ragu menghadapi masalah, Yakin pasti ada jalan keluarnya.

Tak Terbelenggu Oleh Penampilan dan Keterbatasan Fisik

Nekat Ke Kampung Inggris

Keterbatasan tak Membatasi Semangat Belajar